Tausiyah Ramadhan edisi 18 juli

 Materi Ramadhan

SUDAHKAH KITA KHATAM ALQURAN RAMADHAN INI?
Oleh;www.nasihatislam.com@ikhwan_bahar

TADARUS al-Qur’an adalah suatu aktivitas interaksi seorang muslim dengan al-Quran. Ia merupakan amal shalih yang paling digalakkan pada bulan Ramadhan. Sayangnya, selama ini banyak orang semangat bertadarus, namun tujuannya pamer dengan suara yang keras dan lantang. Padahal, tadarus seperti ini akan hilang maknanya atau menjadi sia-sia, karena riya’  atau mengganggu orang lain. Terlebih lagi bagi orang yag bertadarus pada malam hari hingga lewat tengah malam dengan suara yang keras (memakai mikrofon). Tentu sangat mengganggu aktivitas istirahat dan ibadah saudara kita yang lain. Terlebih lagi ada saudara kita yang sakit.

Sebenarnya, tadarus tidak hanya bermakna memperbanyak bacaan al-Qur’an dan mengkhatamkannya, namun juga bermakna memahami, mentadabburi dan mempelajari al-Qur’an. Semua aktivitas yang berkaitan dengan al-Qur’an ini bertujuan untuk mengamalkan al-Qur’an. Sangatlah keliru bila seseorang mengklaim dirinya mengamalkan al-Qur’an tanpa membaca, memahami dan mempelajarinya. Karena, sebelum kita mengamalkan a-Quran, tentu harus melewati proses membaca, memahami dan mempelajarinya.

Pada bulan Ramadhan Rasulullah saw selalu bertadarus al-Qur’an dengan Jibril as, sebagaimana disebutkan dalam riwayat Ibnu Abbas (H.R. Bukhari). Makna ruhiah inilah yang dipahami oleh para ulama salafusshalih (shahabat, tabiin dan tabi’ tabi’in) sehingga mereka meninggalkan sementara aktivitas dunia mereka, bahkan pengajian yang mereka asuh selama ini hanya untuk bertadarus atau berinteraksi dengan al-Qur’an pada bulan Ramadhan. Sebahagian mereka ada yang mengkhatamkan al-Quran setiap tiga hari. Ada pula yamg mengkhatamkannya setiap sepekan dan sepuluh hari. Bahkan ada yang mampu mengkhatamkan al-Qur’an setiap harinya pada bulan Ramadhan.
Maka, sudah sepantasnya bulan Ramadhan ini kita berkosentrasi penuh dengan al-Qur’an dan berinteraksi dengannya sebagaimana yang dilakukan oleh Rasulullah saw dan para ulama salafusshalih.  Terlebih lagi bulan Ramadhan memiliki sederet kelebihan dan keutamaan, bulan dimana disediakan mega bonus pahala bagi orang yang mengisi hari-harinya dengan ibadah dan amal shalih, terutama aktivitas memperbanyak membaca dan mempelajari al-Qur’an yang dikenal dalam masyarakat kita dengan sebutan tadarrus al-Qur’an.
Lantas, bagaimana dengan komitmen kita selama ini sebagai seorang muslim terhadap al-Quran, sudahkah kita membacanya setiap hari dan mengkhatamkannya? Sudahkah kita memahami makna  dan isi kandungan al-Qur’an dan mentadabburi ayat-ayatnya?
Pertanyaan ini penting dijawab oleh diri kita masing-masing sebagai introspeksi dan inspirasi bagi kita untuk bersemangat dalam berinteraksi dengan al-Qur’an, terlebih lagi di bulan Ramadhan ini.
Sungguh sangat ironis, bila dalam bulan mega bonus pahala ini kita masih malas membaca al-Qur’an dan tidak mampu mengkhatamkannya, maka kapan lagi kita akan rajin membaca Al-Qur’an dan mampu mengkhatamkannnya? Sudah dapat dipastikan kita akan lebih malas lagi membaca Al-Qur’an pada bulan lainnya yang tidak memiliki keutamaan seperti yang dimiliki oleh bulan Ramadhan dengan berbagai kesibukan dan godaan dunia.

Jangan Lupa Komentarnya,Syukron
Download Aplikasi NASIHAT ISLAM di Android: android-download-button

Author: